Langsung ke konten utama

Kupu-kupu Jurnal ke-6

Bismillahirrahmanirrahim


FOKUS PADA KEMAJUAN

Pekan ini kami terus berjalan, tidak perlu lihat ke belakang, cukuplah jadi pelajaran. Terus melangkah maju dan fokus pada kemajuan. Saya akan mencatat kemajuan sekecil apapun. Menggunakan master mind forum antara mentor dan mentee. Saya akan bercerita berdasarkan action plan, sehingga setiap kemajuan akan bisa diukur.

Hari Jum'at
Sudah sukses apa hari ini?
Hari Jum'at bagi saya hari istirahat, hari dimana kita rehat sejenak untuk melangkah maju. Hari jum'at adalah hari libur kami, karena bagi yang tinggal di Arab Saudi, liburnya adalah Jum'at bukan Minggu. Suami ada di rumah, untuk istirahat lebih lama atau lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga. Walau jumat waktu libur kami, saya mengusahakan selalu untuk belajar Tahseen, murojaah kembali dan menghafal 1 ayat Alqur'an. Biasanya saya lakukan kegiatan ini setelah sholat. Selain itu, pastinya saya bermain bersama anak-anak.

Apa kunci sukses hari ini?
Tetap Istiqomah dalam jalurnya, dan pastinya waktunya lebih banyak untuk rehat. Lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, karena ini waktu libur kami.

Ingin sukses apa esok hari?
Tetap Murojaaah, belajar Tahseen dan menambah hafalan ayat Al-qur'an.

Hari Sabtu
Sudah sukses apa hari ini?
Hari ini saya menghafal 10 ayat Alquran, alhamdulillah. Saya lakukan kegiatan ini setelah sholat.
Saya selalu bermain bersama anak-anak.
Bersyukurnya, suami tidak menuntut banyak hal, malah terkadang jika melihat istrinya kerepotan, suami melarang memasak, maka kami makan dengan membeli ayam bakar favorit kami.

Apa kunci sukses hari ini?
Konsisten dengan apa yang sudah di jalani. Komunikasi produktif antara suami dan istri.

Ingin sukses apa esok hari?
Tetap menjalani konsekuensi jalur yang di pilih, dengan terus istiqomah.

Hari Minggu
Sudah sukses apa hari ini?
Hari ini saya lebih fokus murojaah dan belajar makhorijul huruf serta sifatul huruf. Beberapa kali mengulang - ulang mendengar para Syeikh. Untuk hafalan saya sengaja tidak menambah, karena sore hari ada kelas online Islamic Center Jeddah, saya fokus mempersiapkannya. Pagi harinya saya belajar dengan mentor yang baik hati. Banyak sekali catatan yang harus saya perbaiki, in syaaAllah saya akan terus belajar,

Catatan terpenting, ternyata beda yah, belajar Tahseen dengan native speakernya langsung atau dengan orang yang mempunyai sanad Qiraah Qur'an yang beliau pun belajar dengan native speaker yang berilmu. Awalnya saya pikir, sudah cukup dan bisa dengan berbekal ilmu TPA dan TPQ saya dari kecil. Namun ternyata itu salah. Di atas ilmu masih ada ilmu. Maka jangan pernah berhenti menuntut ilmu.

Apa kunci sukses hari ini?
Sadar akan kekurangan diri, mencoba terus memperbaiki dan tetap istiqomah.

Ingin sukses apa esok hari?
Mengulang hal yang sama, dengan terus konsisten, karena in syaaAllah apa yang sudah di kerjakan sudah berada di jalur yang baik dan benar.

Karena bukankah istiqomah itu sulit. Maka permudahlah, dan lakukan.

Hari Senin
Sudah sukses apa hari ini?
Jam sore ada online tahsin juga dan ujian. saya mempersiapkan untuk itu. Siang hari nya saya murojaah hafalan.

Apa kunci sukses hari ini?
Istiqomah selalu, in syaaAllah.

Ingin sukses apa esok hari?
Menambah hafalan dan memahami makna yang terkandung dalam ayat tersebut.

Aliran rasa pekan ke 6
Resolusi tahun 2020 ini yang utama dan pertama adalah tahsin dan hafalan Qur'an. Di luar itu pastinya tetap membersamai kedua buah hati dan mengerjakan pekerjaan domestik lainnya.

Saya selalu meminta doa kepada ibu saya untuk terus istiqomah di jalan ini. Dan pastinya dengan suami juga, karena saat sudah menjadi istri pastinya ridho Allah terletak di tangan suami. Saya selalu memasang alarm di dalam diri, jangan terlalu sibuk 'mengisi' diri namun malah urusan anak terbengkalai.

Saya pernah memberikan jadwal online kepada suami yang sudah saya susun rapi dan jelas. Respon suami, "Ini tidak kebanyakan? Bukannya, kamu harus lebih fokus untuk hal parenting? Papah tidak melarang mamah untuk belajar, tapi ingat selalu anak-anak yah." jawab suami setelah melihat jadwal yang saya berikan. Memang ini jadwal cukup padat, kadang saya merasa, ko belakangan ini, malah membebaskan anak bermain sendiri, tanpa saya terlibat dalam permainan mereka, frekuensi bermain kami jelas berkurang. Akhirnya saya memutuskan untuk melepas 3 belajar online lainnya, tujuannya agar lebih fokus...

Selama memutuskan untuk fokus dengan tahsin dan hafalan, adakalanya saya mengalami rasa lelah, serasa otak sudah ngebul. Biasanya ketika mengalami ini, saya tidak memaksa diri, itu tandanya saya harus rehat. Rehat dengan cara istirahat tidur atau sekedar main games puzzle pets sekitar 15 menitan dan in syaaAllah selalu memohon kemudahan dan ke istiqomahan kepada Sang Pemilik Hati ini, Sang Pencipta Kehidupan Tiada Tanding, ALLAH SWT. Semoga meridhoi. Aamiin.


#janganlupabahagia
#belajarmerdeka
#merdekabelajar
#jurnalke6
#tahapkupu-kupu
#bundacekatan
#institutibuprofesional















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Belaja Memasak

Sebelum menikah saya selalu mengidolakan masakan ibu. Saat ini saya sudah menikah dan tinggal di negri rantau, membuat saya harus belajar memasak makanan yang lezat buat suami dan anak-anak.. Buat memudahkan saya melihat menu masakan saya sudah setahun ini men download kumpulan resep masakan. Aplikasi ini sangat mudah dilihat, dan menunya adalah menu rumahan yang biasa dibuat ibu dirumah.  #harike4 #tantangan10hari #level12 #kuliahbunsayiip #keluargamultimedia Irma Tazkiyya Jeddah, KSA