Langsung ke konten utama

Berbagi Makanan Kesukaan

APA MAKANAN KESUKAAN TEMAN KITA?

Apa kabar ulat-ulat yang cerdik cendekia? Selama satu minggu ini kita sudah melakukan aktivitas yang seru yaitu "Virtual Camp", pengalaman baru, kenalan baru dan memasuki aktivitas baru. Nah dari semua teman-teman baru yang kita kenal selama camping, kita pasti sudah memiliki catatan apa saja makanan kesukaan mereka kan?
Tahap bermain kita pekan ini adalah belajar memberikan hadiah berupa makanan kesukaan teman-teman kita. Apa value dari permainan tahap ini. Mari kita cermati.
  • Di awal kelas ulat-ulat, kita sudah berusaha memakan makanan yang kita suka. Kita masuk potluck tahap 1 kita membawa makanan yang kita suka, jumlahnya mungkin tidak terlalu banyak, cukuplah dibagi ke 1 atau 2 orang teman yang lain. Andaikata tidak ada yang makanpun nggak papa, pasti bakalan kita makan sendiri, karena kita suka makanan tersebut.
  • Di potluck tahap 2, kita masih membawa makanan yang kita suka, tapi membawanya lebih, agar kita bisa berbagi kepada teman-teman yang makanan kesukaannya sama dengan kita. Kita duduk bareng dalam satu keluarga, saling memakan makanan yang sama-sama kita sukai.
  • Sekarang saatnya kita masuk potluck tahap 3. Membawakan makanan yang disukai teman-teman kita.
Berkomunitas dan belajar di Ibu Profesional itu mulailah dari sesuatu yang membuat kita bahagia. Langkah berikutnya penuhi tangki kebahagiaan kita dengan memilih aktivitas, memilih komponen yang membuat kita bahagia dan bahagia.banget Setelah tangki kebahagiaan kita penuh, barulah berbagi kebahagiaan dengan yang lainnya. Bagaimana kita akan berbagi kebahagiaan kalau kita sendiri ternyata tidak memiliki kebahagiaan yang hakiki. Bisa jadi yang kita bagikan adalah kebahagiaan semu, alias beban yang kita poles dengan senyuman dan akhirnya kitapun merasa berkorban. Ingat untuk mencapai kebahagiaan itu tidak ada yang perlu dikorbankan.

BAGAIMANA CARANYA BERMAIN?

  • Saat Virtual Camp pekan kemarin, kita sudah bertemu kenalan baru kan, coba cek lagi catatan kita dan lihat kembali apa keluarga favorit mereka dan apa makanan kesukaannya?
  • Pilihlah minimal 3 orang yang melekat di hati anda
  • Lihat makanan kesukaannya apa?
  • Kirimkanlah Makanan kesukaan mereka SECARA PERSONAL.
  • Makanan kesukaan mereka ini bisa anda masak sendiri, misal dari pengalaman hidup anda, akhirnya membuat anda cekatan di bidang tersebut, anda kemas dengan indah dan anda kirimkan dengan penuh cinta, atau
  • Boleh beli jadi di toko yang menjual makanan kesukaan teman kita, contoh anda cari di mbah google tema-tema yang menjadi makanan utama yang diperlukan oleh teman-teman kita, anda kemas secara indah, anda kirimkan dengan penuh cinta.
  • Makanan kesukaan teman kita BELUM TENTU menjadi makanan utama dan favorit kita juga. Justru disitulah kita belajar untuk memberikan sesuatu yang sebenarnya kita tidak suka, tapi sangat disukai oleh sahabat kita.
Salinglah memberi hadiah, maka kalian akan saling mencintai.

-----------------------------------------------

Minggu ini saya berbagi makanan kesukaan teman-teman yang ikut camping bareng dengan saya, diantaranya adalah:
  1. Mba Sri dari regional IP Depok. Awalnya beliaulah yang WhatsApp saya, karena menjadi salah satu teman baru yang menginspirasi. Mba Sri memberikan kegiatan anak printable dan portofolio anak. Mba Sri sendiri request hadiah ingin dibagikan Tips dan Trik Fokus Membuat Buku. Saya berikan karya saya pribadi, terkait fokus membuat buku dan ebook Asma Nadia "Perjuangan Asma Nadia Hingga Menjadi Penulis Terkenal" 
  2. Mba Astrian Sutriana dari IP Semarang, salah satu keluarga favoritnya adalah kelurga cemara. Ibu dua anak ini full bekerja di ranah domestik. Saya memberikan hadiah Resume Food Preparation dan Resume Menggendong memudahkan aktivitas sehari-hari. Alhamdulillah responnya sangat senang diberikan hadiah ini. Mba Anna sapaan akrabnya, memberikan saya hadiah worksheet bermain bersama anak sekaligus link homeschooling. Waah, saya sangat senang dengan hadiah yang diberikannya, yang kebetulan memang worksheet tersebut saya butuhkan saat ini. Di akhir perbincangan kami, beliau memohon doa agar segera di panggil ke masjidil haram, sayapun mendoakan dan memberikan resume Jelajah Asia di Saudi Arabia. 
  3. Mba Santi dari IP Suramadu, salah satu keluarga favoritnya adalah keluarga literasi, dan saya memberikannya hadiah ebook Asma Nadia "Perjuangan Asma Nadia Hingga Menjadi Penulis Terkenal"
  4. Mba Heni juga memilih keluarga Literasi sebagai keluarga Favoritnya, dan saya juga memberikannya hadiah ebook Asma Nadia "Perjuangan Asma Nadia Hingga Menjadi Penulis Terkenal"
  5. Mba Andria Lestari, senang di panggil Tari dari IP Bandung, memberikan saya hadiah terkait Self Hypnotis for Happy Parents, dan Mba Tari meminta hadiah terkait parenting, dan saya membagikan buku saku mendidik anak di era digital dan hasil penelitian parenting untuk anak usia dini dalam bentuk PDF.
  6. Mba Khotimus Sa'diyah atau lebih senang dipanggil Diyah. Beliau senang di keluarga traveling, sayapun memberikan link Jelajah Asia dalam rangka Anniversary IP Asia ke 2 sekaligus notulensi Jelajah Asia di Arab Saudi. Responnya sangat senang sekali, "so sweet banget hadiahnya," kata Mba Diyah mengekspresikan rasa bahagianya. Berikut linknya: http://bit.ly/JelajahASIAdi-HongKong http://bit.ly/JelajahASIAdi-Taiwan http://bit.ly/JelajahASIAdi-Qatar http://bit.ly/JelajahASIAdi-Pakistan http://bit.ly/JelajahASIAdi-Oman http://bit.ly/JelajahASIAdi-Jepang http://bit.ly/JelajahASIAdi-KoreaSelatan http://bit.ly/JelajahASIAdi-Malaysia http://bit.ly/JelajahASIAdi-UnitedArabEmirates http://bit.ly/JelajahASIAdi-Bahrain http://bit.ly/JelajahASIAdi-SaudiArabia http://bit.ly/JelajahASIAdi-Singapura http://bit.ly/JelajahASIAdi-Turki
  7. Mba Farahdiba dari IP Tangerang, keluarga favoritnya adalah keluarga agama. Saya memberikan kado spesial Ebook Taman Hadis dalam bentuk PDF. Katanya, "Wah... saya merasa tersanjung nih mba, " dengan ditambah emot love di akhir tulisannya.
  8. Mba Ika Nurmaya dari IP Gresik, kelas favoritnya bahasa. Mba Ika gabung di FLP (Forum Lingkar Pena) Sidoajo. Beliau menulis resensi film Hayya (kekuatan cinta bagian 2: Hayya), dan saya memberikannya dua hadiah berupa ebook Asma Nadia "Perjuangan Asma Nadia hingga menjadi penulis terkenal" dan ebook ikut belajar hadiah langsung dari ikut lomba menulis. Mba Ikapun memberikan saya hadiah link youtube Seni Menegur dan Memuji Anak oleh dr Aisah Dahlan. 

  9. Mba Tati dari IP Banten, saat ini fokus di craft, eco print dan beliau butuh ilmu desain, baik itu desain grafis maupun desain produk. Akhirnya saya memberikan link terkait desain grafis https://s.docworkspace.com/d/AE10z1LI9pEuwvqJ2-OmFA?fbclid=IwAR0UxQ9k-2Z4bfxuCAOSq4gyuLIdJNQo1Dv5-6ibNRo7U1IHKiNekXCUUiE 
  10. Mba Esti dari IP Gresik, dan setelah camping bareng dengan beliau ternyata kita pernah satu wadah organisasi yang sama saat kuliah. Saat ini beliau di karuniai 3 orang anak usia 5Y, 3 Y 5M dan 2Y, dan saya memberikannya hadiah terkait menggendong yang ergonomis. 
    Senangnya berbagi makanan bergizi kepada teman-teman baru, alhamdulillah semua responnya bahagia menerima hadiah yang saya berikan. Bagi teman-teman lain, yang ingin juga hadiah dari saya, bisa langsung menghubungi saya yah. 
    Merdeka belajar, Belajar Merdeka.
     
    #janganlupabahagia
    #jurnalminggu6
    #materi6
    #kelasulat
    #bundacekatan
    #buncekbatch1
    #buncekIIP
    #institutibuprofesional
     
    Irma Tazkiyya
    dari Jeddah, KSA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anak adalah Bintang. -part3

Qifa (22 bulan) senang banget kalau dengar suara musik. Kalau ada musik atau lagu anak anak qifa langsung spontan saja ikut bernyanyi dengan khas suara bayi nya 😍 Kalau dilihat dari orang tua nya, sama sekali ga ngerti sama musik. Papah nya si bisa dibilang cukup bagus suaranya buat bernyanyi. Nahhh, apalagi mamah nya, bagus banget tpii lebih bagus lagi kalau diam 😂😂... Ada cerita saat qifa lagi nangis karena dilarang mamah nya untuk minum air es karena sedang batuk pilek, dialihkan dengan musik langsung diam dan langsung senyum- senyum 😅. Kalau dilihat lihat, jika dengar suara musik atau lagu lagu qifa langsung bereaksi happy, jangan jangan qifa punya bakat bermusik.. Entahlah, apapun nanti bakat mu nak, mamah akan dukung kamu slalu. 😍 #tantanganlevel7 #day3 #semuaanakadalahbintang #institutibuprofesional #kelasbundasayang Irma Tazkiyya Jeddah, KSA