Langsung ke konten utama

Menjadi Orang Tua yang Asik.

Menjadi Orang Tua yang asik bersama Bunda Wening (Trainer, Terapis dan Konselor Parenting)

Saat nya Mendengar Curhatan si Buah Hati.

Dalam buku ini, banyak hal yang dibahas. Sangat recommended  buat para orang tua yang mau belajar hal baru buat mendidik anak-anak nya.

Tiga ratus tiga belas adalah lembaran dalam buku ini, salah satu yang dibahas nya terkait fitrah seksualitas. Saat seorang anak bertanya tentang seks.

Sangat jauh berbeda dengan zaman sekarang, arus informasi yang begitu deras membuat anak akya referensi dan stimulan sehingga memacu mereka untuk lebih kritis dalam menyikapinya. Artinya, orang tua harus menjadi pendidik seksualitas bagi anak-anaknya. Hal ini hanya dapat dilakukan jika sejak dini orang tua telah memberikan pendidikan seks untuk mereka. 

Seandainya orang tua tidak mampu menjadi solusinya?
Bisa jadi sekolah adalah buku pintar kedua yang diharapkan anak. Jika sekolah pun tidak mampu, akibatnya anak bberpotensi untuk bertanya di 'luar'. Jika jawaban yang diterimanya adalah jawaban yang edukatif dan tepat, itu bukan suatu masalah. Akan tetapi, jika jawabannya akan menimbulkan hal yang baru dan tidak bagus, itu menjadi masalah besar.

Berikut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kaitannya dengan pendidikan seks untuk anak, antara lain:

  1. Pendidikan seks dilakukan tidak harus membutuhkan forum khusus atau kejadian khusus. Ideslnya, pendidikan seks dilakukan sejak dini, yaitu dirumah. Pendidikan seks ini tidak mungkin dilakukan secara 'borongan', tetapi harus di 'cicil' sedini mungkin.
  2. Tumbuhkan penghargaan terhadap diri anak. Jika anak mempunyai kemampuan besar menghargai dirinya sendiir, dia tidak akan mau jika ada orang yang bukan mahram menyentuh dia seenaknya. Kemampuan seorang anak menghargai dirinya tersebut sangat dipengaruhi oleh kemampuan orang tua menghargai anaknya.
  3. Menyikapi dengan tenang dan kontrol diri penuh setiap pertanyaan yang berkaitan dengan seks. Pertanyaan anak makin banyak dan mengarah pada sisitem repsoduksi. Oleh karena itu, orang tua harus bijaksana dalam merespon. Jika ada anak yang dalam fase ini tidak bertanya tentang seks, sebaiknya orang tua waspada.
  4. Melakukan cross check pemahamnnya dengan hal ya90 mng ditanyakan. Hindari penjelasan yang bertele-teel yang malah akan membuat dia bingung
  5. Membiasakan menggunakan bahasa ilmiah untuk menjelaskannya.


وَلْيَخْشَ الَّذِينَ لَوْ تَرَكُوا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعَافًا خَافُوا عَلَيْهِمْ فَلْيَتَّقُوا اللَّهَ وَلْيَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ﴿٩﴾
Artinya :
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.    An- Nisa’ ( 4: 9 )


#harike15
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbundsayiip
#fitrahseksualitas


Irma Tazkiyya
Jeddah, KSA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Anjing dan kucing

Hari ini mamah cerita sambil menyusui adek mamduh. Tentang anjing dan kucing, karena qifa sedang memainkan boneka anjing, mamah langsung bercerita tentang anjing dan kucing. "Anjing dan kucing itu berbeda, namun mereka saling sayang, qifa sama adek mamduh juga yah, harus saling sayang, saling melindungi yah nak" #tantangan10hari #harike9 #level10 #kuliahbundsayiip #GrabYourImagination Irma Tazkiyya Jeddah, KSA