Langsung ke konten utama

Fitrah seksualitas ABK. Review kelompok 9.







Mengenalkan Fitrah Seksualitas Pada ABK
Dipersentasikan Oleh:
Irma Tazkiyya, Jeddah-KSA
Winda Wijayasari, Colorado-USA

Mengenalkan Pendidikan Seks Kepada Anak ABK
Banyak kasus pelecehan seksual yang korbannya adalah anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sangat miris sekali, karena dengan gangguan perkembangannya ini mereka dianggap para pelaku pelecehan sebagai anak yang lemah dan tidak berdaya. Inilah, karena gangguan nya tersebut orangtua lebih berfokus pada peningkatan kemampuan anak dalam berkomunikasi dan bidang lain. Meningkatkan fitrah seksualitasnya kadang terabaikan, padahal mereka lahir sudah terinstal sama fitrahnya.
IMG-20180528-WA0018

Dalam video yang kami share di persentasi nya. Mengenalkan pendidikan seks kepada ABK usia 0-6 tahun, diantaranya:
  • Perbedaan anatomi dan fisiologi anak laki-laki dan perempuan
  • Khitan
  • Keistimewaan aurat, merawat tubuh, berhias, berpakaian untuk menumbuhkan rasa malu
  • Memberikan pemahaman maskulinitas dan feminitas
  • Tidur dan bercengkrama dalam keluarga
  • Kesehatan reproduksi
  • Bersuci
  • Diperkenalkan dengan tindakan pelecehan seksual dan upaya preventif yang bisa anak lakukan
Disini sangat dibutuhkan peran orang tua dan terapis untuk mendampingi dan dengan sabar serta terus menerus memberikan pemahaman terkait fitrah seksualitas bagi ABK. Pendidikan yang diberikan sesuai dengan tingkat kondisi anak.
Mengenalkan pendidikan seks kepada ABK usia 7-14 tahun, diantaranya :
  • Pembiasaan diri untuk menutup aurat
  • Pendidikan keimanan
  • Memisahkan tempat tidur anak
  • Menjaga kebersihan organ vital (seks hygiene)
  • Pendidikan tentang penanaman jiwa maskulinitas dan feminitas
  • Etika memandang teman sejenis dan lawan jenis
  • Etika meminta izin
  • Menjauhkan anak dari rangsangan seksual
  • Pendidikan mengenai bahaya seks bebas dan penyakit kelamin
  • Perilaku seks menyimpang
Mengenalkan fitrah keimanan dan pendidikan seksual pada usia ini lebih ditekankan pada aspek memahami perbedaan cara hidup dari perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan serta upaya menjauhkan anak dari rangsangan seksual. Selain itu informasi perubahan fisik dan psikis serta lahirnya masa pubertas juga perlu disampaikan kepada anak secara mudah, fleksibel, dan terbuka.

Mengapa Pendidikan seksual penting

  • ABK rentan menjadi korban kejahatan seksual
  • ABK memiliki hasrat yang sama dengan anak normal
  • ABK yang paham seksual secara setengah setengah rentan sebagai pelaku
  • Pemahaman seksual yang baik meningkatkan kualitas hidup anak kelak.








#harike12
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbundsayiip
#fitrahseksualitas


Irma Tazkiyya

Jeddah, KSA 



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puasa di Negeri Rantau

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu ’anhuma, dia berkata:  Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda kepada wanita dari Anshar: ”Apa yang menghalangi anda melaksanakan haji bersama kami?” Dia berkata: ”Kami hanya mempunyai dua ekor onta untuk menyiram tanaman. Bapak dan anaknya menunaikan haji dengan membawa satu ekor onta dan kami ditinggalkan satu ekor onta untuk menyiram tanaman.” Beliau bersabda: “Jika datang bulan Ramadan tunaikanlah umrah, karena umrah (di bulan Ramadhan) seperti haji”. Dalam riwayat Muslim: “(seperti) haji bersamaku,” (HR. Bukhari, no. 1782, dan Muslim, no. 1256) Bulan Ramadhan mempunyai nilai tersendiri bagi saya dan semua umat muslim di belahan bumi ini. Bulan yang ditunggu-tunggu kehadirannya, karena dibulan suci Ramadhan kita mempunyai alasan kuat untuk meningkatkan aspek ibadah kita terhadap Allah SWT. Saat ini, saya tinggal di Jeddah Arab Saudi. Baru dua tahun saya menjalani ibadah puasa di negeri gurun penghasil minya...

Anjing dan kucing

Hari ini mamah cerita sambil menyusui adek mamduh. Tentang anjing dan kucing, karena qifa sedang memainkan boneka anjing, mamah langsung bercerita tentang anjing dan kucing. "Anjing dan kucing itu berbeda, namun mereka saling sayang, qifa sama adek mamduh juga yah, harus saling sayang, saling melindungi yah nak" #tantangan10hari #harike9 #level10 #kuliahbundsayiip #GrabYourImagination Irma Tazkiyya Jeddah, KSA

Resolusi 2019

“Selamat Datang 2019" Bagi saya resolusi adalah harapan. Ibarat suatu organisasi yang membuat sedemikian rupa program kerja, ada harapan disertai ikhtiyar untuk merealisasikan apa yang sudah dirapatkan. Dirapatkan didalam otak dan dihati menjadi resolusi pribadi. Resolusi inipun muncul setelah merefleksikan diri. Lantas bagaimana dengan resolusi saya tahun 2019. 1. Fokus Tahsin Tahsin  ( bahasa arab : تحسین) adalah kata Arab yang berarti memperbaiki, meningkatkan, atau memperkaya. Tahsin dalam islam mengandung makna bahwa tuntutan agar dalam membaca Alquran harus benar dan tepat sesuai dengan contohnya demi terjaganya orisinalitas praktik tilawah sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.  Bersyukur saat ini saya berada dilingkungan yang terus ingin mempelajari Alquran, yang tidak bosan untuk memperbaiki bacaan Alquran dan tidak malu untuk terus belajar. Background pendidikan saya adalah sekolah umum, walau demikian orangtua saya sejak saya kecil mengajarkan untuk m...