Langsung ke konten utama

Mengarahkan kecenderungan seksual anak ala Nabi dan Al Quran. Review kelompok 7.


Seperti apakah mengarahkan kecenderungan seksual ala Nabi Muhammad dan Al Quran?

Bersumber dari buku Prophetic Parenting: Cara Nabi Mendidik Anak, ada 8 poin utama yang diambil oleh mba Mecha dan mba Eva.


 1. Melatih anak meminta izin ketika masuk rumah atau kamar orangtua

  • Al Quran menentukan 3 waktu dimana anak-anak harus minta izin untuk masuk kamar orangtuanya yakni: sebelum shalat Subuh, waktu tidur siang, dan setelah shalat Isya. Juga sampai mendekati usia baligh, anak-anak harus minta izin orang tuanya untuk masuk kamar di semua waktu ketika mendapati pintunya tertutup. Tujuannya supaya pandangan anak-anak tidak jatuh pada aurat keluarganya.
  • Kedua orang tua juga wajib menutup aurat mereka setiap saat di hadapan anak untuk membantu mengalirkan naluri seksual secara alami. 
  • Ayat Al Quran yang memberi perintah : QS An Nur (24) : 58 - 59

2. Membiasakan anak menundukkan pandangan dan menutup aurat.
  • Apa yg dilihat oleh anak akan terpatri diingatannya dgn kecepatan signifikan. Dengan menundukkan pandangan dari segala aurat baik di dlm atau di luar rumah, maka ini akan mewariskan iman yg di dapati oleh anak di dlm hatinya. Pentingnya menundukkan pandangan ini diakui oleh seorang ilmuwan dr Jerman bahwa kebiasaan menundukkan pandangan adalah solusi bagi kerusakan perilaku seksual. Dan untuk menutup aurat seorang anak sudah mulai dibiasakan ketika bersamaan dengan pertama kali diperintahkan untuk mengerjakan sholat.
  • Ayat Al Qur’an yg memberi perintah : Q.S. An Nur [24] : 30
3. Memisahkan tempat tidur anak
  • Diriwayatkan oleh Abu Dawud dengan sanad hasan : Rasulullah SAW bersabda “Perintahkanlah anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat pada usia 7 tahun, dan pukullah mereka untuk shalat pada usia 10 tahun, serta pisahkanlah tempat tidurnya".
  • Yang dimaksud dengan 'memisahkan tempat tidur anak-anak' adalah 2 orang anak atau lebih tidak tidur dalam satu selimut dan dalam satu tempat tidur. Apabila dalam satu tempat tidur dengan selimut terpisah tidak apa-apa, makin jauh makin baik.
Pemisahan dilakukan saat anak-anak mencapai usia 10 tahun, yaitu saat naluri seksual sedang mulai tumbuh.  Menginjak usia remaja, dikhawatirkan dapat menyebabkan timbulnya syahwat. Tidur dalam 1 selimut dapat menyebabkan naluri seksual anak tumbuh lebih cepat dan tidak dapat disalurkan selain dengan cara yang salah.

4. Melatih anak tidur dalam posisi miring ke kanan.

Mengikuti sunnah Rasullullah SAW dengan tdr miring ke kanan akan menjauhkan anak dr banyak penyelewengan seksual ketika tidur. Rasullullah SAW menegaskan bahwa tidur terlentang adalah tidur setan. Dan tidur tengkurap akan menyebabkan sering terjadinya pergesekan pada organ reproduksi sehingga dpt membangunkan syahwat. Para dokter pun sangat menyarankan untuk tidak tidur tengkurap.


5. Menjauhkan anak dari ikhtilat bersama lawan jenis

  • Makna ikhtilat adalah pencampuran antara lelaki dan perempuan yang bukan mahramnya. Ikhtilat memungkinkan terjadinya hubungan yang diawali dari pandangan mata, isyarat maupun bercakap2. Tidak mencampurkan anak laki-laki serta perempuan terutama di usia pre-baligh serta baligh merupakan salah satu cara untuk menghindari dorongan seksual. 

Contoh kasus dari hasil penelitian J. Lindsay dalam buku The Uprising of a New Generations: 

  • 255 dari 311 gadis telah mencapai baligh di usia 11 - 13, serupa seperti gadis usia > 18 tahun
  • Di Baltimore, dalam 1 tahun terdapat lebih dari 1000 kasus pelecehan terhadap perempuan < 12 tahun
  • 45% perempuan usia sekolah di Amerika telah hilang keperawanannya sebelum lulus

6. Mengajarkan kewajiban mandi janabah ketika anak mendekati baligh

➡ Ketika sudah diperkirakan dekatnya waktu usia baligh sang anak, pada saat itulah orang tua wajib mengajarkan kewajiban mandi junub berikut sunnah-sunnahnya. Juga tentang sebab-sebab mengapa harus mandi wajib, dan zat yang keluar dari kemaluan beserta warnanya.

7. Menjelaskan perbedaan jenis kelamin dan bahaya zina ketika anak mendekati baligh
  • Ayat Al Quran yang memberi perintah: QS An Nur.
  • Anak diajari surah An Nur yang di dalamnya terkandung ajaran tentang pembentukan akhlak, pengarahan kecenderungan seksual, dan peringatan dari berbuat zina.
  • Penjelasan disesuaikan dengan kondisi negara menetap, apakah tinggal di negara liberal yang semuanya serba bebas atau tinggal di negara Islam terjaga. Apakah tinggal bersama keluarga penuh dengan nilai Islami atau keluarga yang serba bebas.
8. Menganjurkan pernikahan dini pada anak.

➡ Keburukan pernikahan dini pada zaman modern, tetap saja kebaikan jauh lebih baik. Khususnya apabila disertai dgn usaha untuk mengamakan finansial dlm keluarga, baik untuk membantu orang tua, maupun untuk membantu si pemuda untuk mendapat pekerjaan yang layak. Penyakit kejiwaan dan sosial dalam masyarakat  serta berbagai peristiwa kriminal yg terjadi tdk lain merupakan akibat tdk lazimnya dr memperlambat pernikahan.



#harike10
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbundsay
#fitrahseksualitas

Irma Tazkiyya
Jeddah, KSA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anak adalah Bintang. -part3

Qifa (22 bulan) senang banget kalau dengar suara musik. Kalau ada musik atau lagu anak anak qifa langsung spontan saja ikut bernyanyi dengan khas suara bayi nya 😍 Kalau dilihat dari orang tua nya, sama sekali ga ngerti sama musik. Papah nya si bisa dibilang cukup bagus suaranya buat bernyanyi. Nahhh, apalagi mamah nya, bagus banget tpii lebih bagus lagi kalau diam 😂😂... Ada cerita saat qifa lagi nangis karena dilarang mamah nya untuk minum air es karena sedang batuk pilek, dialihkan dengan musik langsung diam dan langsung senyum- senyum 😅. Kalau dilihat lihat, jika dengar suara musik atau lagu lagu qifa langsung bereaksi happy, jangan jangan qifa punya bakat bermusik.. Entahlah, apapun nanti bakat mu nak, mamah akan dukung kamu slalu. 😍 #tantanganlevel7 #day3 #semuaanakadalahbintang #institutibuprofesional #kelasbundasayang Irma Tazkiyya Jeddah, KSA