Langsung ke konten utama

Kisah Ku

Sinar matahari terbit menembus jendela kamar. Udara segar terasa hangat mengisi hari-hari ku bersama kedua buah hati.

Tsaqifah Fahimmah Firdaus (19 bulan) dan Mamduh Afnan Firdaus (1 bulan), adalah permata hati ku yang menemani selalu mamah nya, kemanaa pun emak nya pergi. Suatu hari saat sang suami harus pergi keluar kota dalam tugas kantornya selama dua hari, satu malam. Saya harus mempersiapkan mental dan tenaga hercules buat ngurus-ngasuh-ngayom sie buah hati. Dari membereskan pekerjaan domestik, masak, bermain sama kaka qifa, nenenin adik mamduh, tugas kuliah online dan sejuta kegiatan lainnya.

Ternyata jadi emak-emak yang karir nya banyakan di rumah itu berat yah, tapii seruuu banget. Kayak gini nih, siapa sangka ngejemur pakaian itu selesainya bisa lebih dari 1 jam, malah bisa seharian ga kelar-kelar. Gimana bisa kelar cepet, kalau setiap kali ngejemur pakaian, pakaian yang sudah dijemur diangkat terus dimasukin lagi ke ember sama kk qifa😆. Ada lagi pas mau bersihin karpet di rumah pake vacum, ehh sambungan vacum nya entah kemana, untung nya masih bisa di pake itu alat. Yang lebih berkesan nya, saya kan abis lahiran baby boy, tau sendiri kalau emak-emak abis lahiran ada sisa-sisa "Oki Jelly Drink" yang menempel abadi di perut emak. Tentunya sebagai perempuan yang berusaha tampil cantik depan suami, ingin sedikit demi sedikit menghilangkan "Jelly perut" itu. Makanya saya berusaha rutin membuat minuman kunyit asem, biar perut ini kembali lagi mirip perut nya Agnes Monica 😅.   Disiapkan nya lah minuman singset itu dan sepiring nasi beserta lauknya. Baru mau makan, ehhh adik mamduh nangis lagi. Ngeyak-ngeyak-ngeyak,, seperi itulah bunyi baby boy ku nangis. Tampa mikir panjang, langsung ke kamar buat ambil baby boy. Langsung kembali ke tempat makan. Wahhhh,, takjub, nasi beserta lauk yang ada di piring tinggal seperempatnya. Hati senang, karena mikirnya kk qifa yang makan nasi itu. Tapiiii ko ngeganjal yah, masa dalam waktu singkat bocah 19 bulan cepet bgt makan nya. Emmm, dilihat sekelilingnya cuman sedikit nasi yang berceceran. Hemm, untuk meredakan kebingungan, saya coba minum, minuman singset itu. belum sempet diminum, ternyata nasi dan lauk yg ada di piring dipindahin kk qifa ke gelas minuman kunyit itu 😱😭😅 ...

Telen Ludah, sambil nyengir-nyengir sendiri..
Dalam hati, " MasyaAllah anak kreatif"
Jauh dari lubuk hati yang paling dalam, "Ya Allah, Jadikan lah hamba termasuk hamba Mu yang sabar" 😅....


Catatan Mamah "QM"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puasa di Negeri Rantau

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu ’anhuma, dia berkata:  Rasulullah sallallahu ’alaihi wasallam bersabda kepada wanita dari Anshar: ”Apa yang menghalangi anda melaksanakan haji bersama kami?” Dia berkata: ”Kami hanya mempunyai dua ekor onta untuk menyiram tanaman. Bapak dan anaknya menunaikan haji dengan membawa satu ekor onta dan kami ditinggalkan satu ekor onta untuk menyiram tanaman.” Beliau bersabda: “Jika datang bulan Ramadan tunaikanlah umrah, karena umrah (di bulan Ramadhan) seperti haji”. Dalam riwayat Muslim: “(seperti) haji bersamaku,” (HR. Bukhari, no. 1782, dan Muslim, no. 1256) Bulan Ramadhan mempunyai nilai tersendiri bagi saya dan semua umat muslim di belahan bumi ini. Bulan yang ditunggu-tunggu kehadirannya, karena dibulan suci Ramadhan kita mempunyai alasan kuat untuk meningkatkan aspek ibadah kita terhadap Allah SWT. Saat ini, saya tinggal di Jeddah Arab Saudi. Baru dua tahun saya menjalani ibadah puasa di negeri gurun penghasil minya...

Anjing dan kucing

Hari ini mamah cerita sambil menyusui adek mamduh. Tentang anjing dan kucing, karena qifa sedang memainkan boneka anjing, mamah langsung bercerita tentang anjing dan kucing. "Anjing dan kucing itu berbeda, namun mereka saling sayang, qifa sama adek mamduh juga yah, harus saling sayang, saling melindungi yah nak" #tantangan10hari #harike9 #level10 #kuliahbundsayiip #GrabYourImagination Irma Tazkiyya Jeddah, KSA

Resolusi 2019

“Selamat Datang 2019" Bagi saya resolusi adalah harapan. Ibarat suatu organisasi yang membuat sedemikian rupa program kerja, ada harapan disertai ikhtiyar untuk merealisasikan apa yang sudah dirapatkan. Dirapatkan didalam otak dan dihati menjadi resolusi pribadi. Resolusi inipun muncul setelah merefleksikan diri. Lantas bagaimana dengan resolusi saya tahun 2019. 1. Fokus Tahsin Tahsin  ( bahasa arab : تحسین) adalah kata Arab yang berarti memperbaiki, meningkatkan, atau memperkaya. Tahsin dalam islam mengandung makna bahwa tuntutan agar dalam membaca Alquran harus benar dan tepat sesuai dengan contohnya demi terjaganya orisinalitas praktik tilawah sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.  Bersyukur saat ini saya berada dilingkungan yang terus ingin mempelajari Alquran, yang tidak bosan untuk memperbaiki bacaan Alquran dan tidak malu untuk terus belajar. Background pendidikan saya adalah sekolah umum, walau demikian orangtua saya sejak saya kecil mengajarkan untuk m...