Langsung ke konten utama

Resume 2. Mewaspadai pelecehan dan kekeras seksual terhadap anak.

FITRAH SEKSUALITAS
"MEWASPADAI PELECEHAN DAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP ANAK"

Oleh:
Aryani -Qatar
Indri - Jepang
Dede - Singapura


Latar Belakang

Kekerasan Seksual adalah setiap perbuatan yang berupa pemaksaan hubungan seksual, pemaksaan hubungan seksual secara tidak wajar, dan atau tidak sesuai, pemaksaan hubungan seksual dengan orang lain untuk komersial dan/atau untuk tujuan tertentu.

Berdasarkan data dari Kementerian Sosial RI di tahun 2017, kasus kekerasan serta pelecehan seksual pada anak meningkat dari 1.965 kasus di tahun 2016, menjadi 2.117  kasus di tahun 2017, dimana mayoritas lebih dari 50% korbannya merupakan anak TK & SD..!!
Bahkan, Komisi Perlindungan anak Indonesia (KPAI) mencatat, kekerasan seksual terhadap anak laki-laki mengalami peningkatan pada tahun 2018 ini. 

Pelaku kekerasan atau pelecehan seksual terhadap anak:

  1. Rumah
  2. Sekolah
  3. Lembaga Pendidikan
  4. Lingkungan Sosial Anak
Faktor-faktor yang mendorong timbulnya kekerasan/pelecehan terhadap anak:
  1. Riwayat pelecehan masa lalu
  2. keluarga yang tidak harmonis
  3. peluang atau kesempatan untuk melakukan kekerasan
  4. kelainan seksual
  5. penggunaan media televisi, internet, film dan buku yang tidak terkontrol
  6. pengaruh lingkungan
  7. pendidikan seksual yang tidak tepat
  8. memiliki otoritas terhadap korban

Bentuk-bentuk kekerasan/pelecehan terhadap anak:

  1. Secara Fisik
  2. secara non fisik
Dampak kekerasan/pelecehan terhadap anak:
  1. Rasa takut berhubungan dengan orang lain
  2. keluhan somatik
  3. powerlessness
  4. insomnia
  5. kehamilan yang tidak diinginkan
  6. mimpi buruk
  7. depresi
  8. stress
  9. disfungsi seksual
  10. perasaan bersalah dan menyalahkan diri sendiri
Tips orang tua untuk mencegah kekerasan/pelecehan terhadap anak:
  1. perlunya menanamkan pendidikan fitrah seksualitas terhadap anak
  2. orang tua perlu terlibat pendidikan moral dan agama terhadap anak
  3. orang tua perlu terbuka dalam komunikasi menjalin kedekatan emosi terhadap anak
  4. anak perlu memahami dan mengerti tubuhnya sejak dini

"Sexual Abuse of children happens EVERWHERE...BE CAREFULL.. !! 
Lets stand up for our children"


#harike2
#tantangan10hari
#level11
#kuliahbundsayiip
#fitrahseksualitas


Irma Tazkiyya
Jeddah, KSA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anjing dan kucing

Hari ini mamah cerita sambil menyusui adek mamduh. Tentang anjing dan kucing, karena qifa sedang memainkan boneka anjing, mamah langsung bercerita tentang anjing dan kucing. "Anjing dan kucing itu berbeda, namun mereka saling sayang, qifa sama adek mamduh juga yah, harus saling sayang, saling melindungi yah nak" #tantangan10hari #harike9 #level10 #kuliahbundsayiip #GrabYourImagination Irma Tazkiyya Jeddah, KSA

Saat Sang Buah Hati Sakit - part 3

Alhamdulillah panas anak saya sudah berangsur turun, saat ini suhu tubuh qifa dalam batas normal. Namun batuk dan flu nya masih menghantui tubuh si kecil. Saya pun juga masih tidak tidak fit, sebagai ibu hamil yang sedang mengurus anak sakit itu capek nya double, perut bawah terasa kram dan jika berjalan terasa ngilu… 👩: "sayang (panggilan ke suami), perut  mamah terasa kram", sambil memeluk suami dan tak terasa diri ini menangis. 👨: "tuh kan, kamu dah KO syg, kita sewa pembantu aja yah, buat bantu-bantu mamah dirumah, sekarang anak lagi sakit, nanti gimana klau anak kita udah lahir, mamah sanggup ngurus semuanya sendirian?" 👩: "Emmm, sambil mikir, sewa pembawa mau bayar berapa syg?" 👨: "Bayar nya 100SR/ bulan, hahahaaa 😃😅" 👩: masih dalam pelukan suami, dari menangis jadi ketawa...😅 Beginilah sang suami tercinta, disela-sela sedih, lelah, capek, dia slalu pintar untuk menghibur. Komunikasi produktif sangat penting untuk...