Langsung ke konten utama

Jerapah dan zebri

"Qifaaa, lihat ada banyak hewan yah.. Ada jerapah, ada zebra, kepiting, landak, ikan, ular dan buaya.


Mamah jadi ingat cerita tentang zebra dan jerapah. 

"Disuatu padang rumput yang luas ada banyak binatang, seperti dibuku ini. Ada zebra dan teman temannya yang mengikuti lomba lari. Ada zebra, kepiting, ikan, sapi, landak yang mengikuti lomba lari. Dan pemenang nya adalah sie zebra. 

Sie kepitingpun sepertinya tidak menerima kalau yang menang sie zebra. Kepiting mencari akal agar dia yang menang dalam lomba berikut nya bersama teman-teman nya. 

"Teman-teman, bagaimanakalau besok kita lomba lagi, tapi bukan lomba lari", kata kepiting kepada teman-temannya. 

"Lalu lomba apa dunk besok?", tanya ikan 

"Kita akan lomba menceritakan keindahan pantai, siapa yang dapat menceritakan keindahan pantai dengan baik dan paling bagus, dia adalah pemenang nya", jawab kepiting. 


Seluruh teman teman hewan pun mengiyakan perlombaan besok.. 

"Hayooo, kita pulang, hari sudah mulai gelap, besok kita kesini lagi untuk lomba bercerita yaa", kata sapi mengingatkan teman teman nya.. 

"Okeeee", jawab serentak semuah hewan... 

-------------------------

Dalam perjalanan menuju rumah, sie zebra tampak murung, dia sedih sekali karena besok ada lomba menceritakan keindahan pantai, namun dia tidak pernah melihat pantai. 

Kemudian si zebra pun bertemu pak jerapah. 

"Assalammu'alaikum zebra, mengapa kamu tampak sedih"' tanya pak jerapah mengagetkan zebra. 

"Wa'alaikumsalam pak jerapah", jawab zebra. 

"Gini pak, besok ada lomba bersama teman-teman. Lomba nya tentang menceritakan keindahan pantai. Tapiii saya belum pernah liat pantai, bagaimana bisa menceritakan tentang pantai", jawab zebra dengan muka sedih nya. 

"Oooohhh begitu, kalau begitu sini naik ke leher pak jerapah", pak jerapah langsung menundukkan lehernya mengangkan zebra ke lehernya dengan hati hati... 

Zebra pun, walaupun tampak ragu akhirnya mengikuti apa perintah pak jerapah. 

"Wwwwaaaaaahh waahhhh... Waaahhhh.... Apakah itu pantai, ada air yang terbentang luas dan ada pasir putih yang cantik, air nya seperi ombak yang menyapa pasir, waahhh cantik sekali, apakah ini namany a pantai pak jerapah?" Tanya zebra

"Iya zebra, itu pantai, kamu sekarang sudah bisa melihat pantai dan besok kamu bisa menceritakan keindahan pantai pada teman-teman mu", jawab pak jerapah. 

Terimakasih pak jerapah atas bantuan nya... 

Akhirnya zebra bisa pulang ke rumah dengan hati senang karena sudah bisa melihat pantai.... 


----------------------


Nah qifa, pelajaran dari cerita mamah, kita harus tolong menolong, kalaukita suka menolong orang, orang akan baik pula kepada kita yah nak... 



#tantangan10hari
#harike10
#level10
#kuliahbundsayiip
#GrabYourImagination


Irma Tazkiyya
Jeddah, KSA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anak adalah Bintang. -part3

Qifa (22 bulan) senang banget kalau dengar suara musik. Kalau ada musik atau lagu anak anak qifa langsung spontan saja ikut bernyanyi dengan khas suara bayi nya 😍 Kalau dilihat dari orang tua nya, sama sekali ga ngerti sama musik. Papah nya si bisa dibilang cukup bagus suaranya buat bernyanyi. Nahhh, apalagi mamah nya, bagus banget tpii lebih bagus lagi kalau diam 😂😂... Ada cerita saat qifa lagi nangis karena dilarang mamah nya untuk minum air es karena sedang batuk pilek, dialihkan dengan musik langsung diam dan langsung senyum- senyum 😅. Kalau dilihat lihat, jika dengar suara musik atau lagu lagu qifa langsung bereaksi happy, jangan jangan qifa punya bakat bermusik.. Entahlah, apapun nanti bakat mu nak, mamah akan dukung kamu slalu. 😍 #tantanganlevel7 #day3 #semuaanakadalahbintang #institutibuprofesional #kelasbundasayang Irma Tazkiyya Jeddah, KSA