Langsung ke konten utama

Happy Parenting




HAPPY PARENTING

"The Hardest Job You Will Ever Love"


Oleh: Novita Tandry



Dalam buku ini banyak hal yang dibahas, salah satunya tentang "Melindungi Anak Dari Pelecehan Seksual Sedini Mungkin".

Pelecehan seksual terhadap anak merupakan suatu bentuk penyiksaan terhadap anak karena orang dewasa atau remaja menggunakan anak untuk memperoleh rangsangan seksual. 

Sebagian besar pelaku pelecehan seksual adalah orang yang dikenal korban; sekitar 30% adalah keluarga, 60% adalah kenalan korban dan 10% adalah orang asing. Kebanyakan pelecehan seksual anak dilakukan oleh pria. Penelitian menunjukkan bahwa wanita melakukan 14-40% dari pelanggaran yang dilaporkan terhadap anak laki-laki dan 6% dari pelanggaran yang dilakukan terhadap anak perempuan.

Dampak yang terjadi jika mengalami tindakan kekerasan seksual:
  1. Kerusakan psikologis
  2. Kerusakan fisik; infeksi dan kerusakan neurologis
Mencegah Pelecehan Seksual

Underwear Role adalah pedoman sederhana untuk orangtua dalam membimbing anak mengenai aturan berkomunikasi, berinteraksi dan bersentuhan dengan orang lain, terutama diluar keluarga inti. 
Seperti dikutip dari Council of Europe, berikut adalah lima underwear rule yang wajib di ajarkan kepada buah hati:
  1. Mengajari anak bahwa tubuh mereka harus dilindungi dan dijaga.
  2. Perbedaan sentuhan yang pantas dan tidak pantas dilakukan
  3. Perbedaan rahasia baik dan rahasia buruk
  4. Mencegah dan melindungi adalah tanggung jawab orang tua
  5. Mengajarkan cara bereaksi terhadap tindakan yang mencurigakan

Cindy Christian, M.D., ketua Komite APP (American Academy of Pediatrics) dalam bidang kekerasan dan pengabaian pada anak, memaparkan beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk melindungi anak dari pelecehan seksual.
  • Pantau berita. Perkaya wawasan dengan mengikuti berita terbaru, baik melalui media masa ataupun percakapan dengan orang-orang sekeliling.
  • Bersikap terbuka. Jalin komunikasi yang baik dengan anak dan tanamkan pada anak untuk tidak menyimpan rahasia sekecil apa pun dari anda. 
  • Batasi pelukan dan ciuman. Jangan memaksa anak untuk menerima sentuhan dari orang lain, entah berupa pelukan ataupun ciuman, meskipun dari saudara atau kerabatnya, jika ia tidak suka diperlakukan seperti itu.
  • Ajarkan cara bersikap. Ajarkan anak bahwa ia boleh mempercayai kata hatinya.
  • Ingatkan untuk selalu bersama teman. Pelaku kejahatan biasanya mengincar calon korbannya yang sering terlihat seorang diri.
  • Percayai ucapannya. Jika anak bercerita tentang seseorang  yang menyentuh dirinya secara tidak sopan, percayalah padanya. 
  • Jangan memakai aksesoris yang mencantumkan namanya.

No one has the right to touch you in ways that make you fell uncomfortable 
(Unknown)


#harike3
#tantangan10hari
#kuliahbundsayiip
#level11
#fitrahseksualitas


Irma Tazkiyya
Jeddah, KSA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anak adalah Bintang. -part3

Qifa (22 bulan) senang banget kalau dengar suara musik. Kalau ada musik atau lagu anak anak qifa langsung spontan saja ikut bernyanyi dengan khas suara bayi nya 😍 Kalau dilihat dari orang tua nya, sama sekali ga ngerti sama musik. Papah nya si bisa dibilang cukup bagus suaranya buat bernyanyi. Nahhh, apalagi mamah nya, bagus banget tpii lebih bagus lagi kalau diam 😂😂... Ada cerita saat qifa lagi nangis karena dilarang mamah nya untuk minum air es karena sedang batuk pilek, dialihkan dengan musik langsung diam dan langsung senyum- senyum 😅. Kalau dilihat lihat, jika dengar suara musik atau lagu lagu qifa langsung bereaksi happy, jangan jangan qifa punya bakat bermusik.. Entahlah, apapun nanti bakat mu nak, mamah akan dukung kamu slalu. 😍 #tantanganlevel7 #day3 #semuaanakadalahbintang #institutibuprofesional #kelasbundasayang Irma Tazkiyya Jeddah, KSA