Langsung ke konten utama

Sarung tangan kesabaran 'kucing dan burung'

Pagi ini, di musim panas nya Jeddah Arab saudi dengan suhu 38 C, hangat matahari pagi dengan angin yang sejuk.

Kami seperti biasa sarapan pagi di luar, di taman dengan makanan yang sekarang menjadi favorit kita untuk sarapan 'tamis dan kebdah dengan teh adani yang hangat'. Dalam perjalanan menuju taman dan playground, qifa seperti nya masih mengantuk dan tiba tiba menangis tanpa sebab yang jelas. Papah yang sibuk konsentrasi menyupir nya, membuat mamah harus pintar pintar mendiamkan tangisan qifa sambil menyusui adek mamduh.

Ingat ada sarung tangan terbuat dari benang wol tersimpan di belakang jok mobil. Langsung mamah ambil dan memakaikan ke tangan mamah.

"Haiii qifaa, lihat ini siapa", sambil mengerak-gerakan tangan.

Mamah mau cerita tentang Kucing yang Sabar.

"Suatu hari ada kucing bekerja sebagai petani, kucing itu menanam benih padi dari hari ke hari dengan sabar nya kucing itu merawat padi padi tersebut sampai panen"

"Ditengah-tengah waktu saat kucing itu menjaga sawah nya, ada sekelompok burung gagak yang memakan dan merusak padi padi tersebut"

"Dengan sabar dan tekun nya sang kucing membuat orang orangan sawah agar burung gagak nya pergi dan tidak merusak padi-padi nya"

Naahhh, qifaa... Harus belajar kayak kucing yah, meong meong meong... Jadi anak harus sabar...


----------

Mamah kasih ilustrasi hewan kucing dan burung, karena qifa (2 tahun) senang banget sama kucing, suka menirukan suara kucing dan senang liat burung burung...

Mungkin qifa belum begitu paham dengan cerita yang mamah bacakan, namun kalau sering di dongengkan, qifa yg masih 2 tahun ini bisa menyerap apa yang mamah sampaikan.


#tantangan10harike2
#level10
#kuliahbundsayiip
#GrabYourImagination



Irma Tazkiyya
Jeddah, KSA

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anjing dan kucing

Hari ini mamah cerita sambil menyusui adek mamduh. Tentang anjing dan kucing, karena qifa sedang memainkan boneka anjing, mamah langsung bercerita tentang anjing dan kucing. "Anjing dan kucing itu berbeda, namun mereka saling sayang, qifa sama adek mamduh juga yah, harus saling sayang, saling melindungi yah nak" #tantangan10hari #harike9 #level10 #kuliahbundsayiip #GrabYourImagination Irma Tazkiyya Jeddah, KSA

Saat Sang Buah Hati Sakit - part 3

Alhamdulillah panas anak saya sudah berangsur turun, saat ini suhu tubuh qifa dalam batas normal. Namun batuk dan flu nya masih menghantui tubuh si kecil. Saya pun juga masih tidak tidak fit, sebagai ibu hamil yang sedang mengurus anak sakit itu capek nya double, perut bawah terasa kram dan jika berjalan terasa ngilu… 👩: "sayang (panggilan ke suami), perut  mamah terasa kram", sambil memeluk suami dan tak terasa diri ini menangis. 👨: "tuh kan, kamu dah KO syg, kita sewa pembantu aja yah, buat bantu-bantu mamah dirumah, sekarang anak lagi sakit, nanti gimana klau anak kita udah lahir, mamah sanggup ngurus semuanya sendirian?" 👩: "Emmm, sambil mikir, sewa pembawa mau bayar berapa syg?" 👨: "Bayar nya 100SR/ bulan, hahahaaa 😃😅" 👩: masih dalam pelukan suami, dari menangis jadi ketawa...😅 Beginilah sang suami tercinta, disela-sela sedih, lelah, capek, dia slalu pintar untuk menghibur. Komunikasi produktif sangat penting untuk...