Langsung ke konten utama

Kucing dan kura-kura

Hari ini setelah bermain banyak hal di dalam rumah, qifa melepas pakaian kotor nya dengan main air. Setelah selesai dengan main air nya. Mamah mengajak qifa bercerita, sambil membuka buku-buku hewan nya.



"Qifa lihaat ada gambar kucing. Gimana bunyinya?, meong-meong,meong", ucapku memulai bercerita sambil menunjuk gambar kucing.

"Meong-meong-meong", saut qifa mengikuti suara kucing.

"Kalau yang ini, namanya kura-kura", sambil menunjuk gambar kura-kura.

Suatu hari didesa yang sejuk, ada seekor kucing yang sombong mengajak seekor kura-kura untuk berlomba lari.

"Hai, kura-kura, jangan hanya berani di dalam rumah saja yang kau bawa kemana-mana. Hayooo, berlomba lari dengan ku. Kita tentukan siapa yang paling hebat diantara kita", ucap si kucing dengan sombongnya.

Sang kura-kura pun, mengiyakan ajakan si kucing.

Di persimpangan jalan, adalah tempat dimana kucing dan kura-kura itu memulai perlombaan lari. Banyak sekali hewan-hewan yang datang untuk menyaksikan perlombaan tersebut.

Banyak hewan yang berbisik, "bagaimana bisa kura-kura menang dari kucing, itu mustahil", nyinyir hewan lain terhadap kira-kura.

Hitungan 1   2    3    .... MULAI......

Si kucing langsung lari melesat dengan cepat meninggalkan kura-kura. Kura-kurapun menyadari kalau memang jalan nya lambat dan tidak bisa secepat kucing. Namun, si kura-kura tetap optimis dan terus berjalan setapak demi setapak, tujuan nya hanyalah satu, yaitu mencapai garis finish.

Dipertengahan jalan, si kucing yang sudah berlari jauh meninggalkan kura-kura, tertawa terbahak bahak. "Hahaahaa, bagaimana mungkin kura-kura yang jalan nya lambat itu bisa menang dariku. Lebih baik aku tidur dulu dibawah pohon rindang itu".....

Menjelang sore, kucing masih tidur terlelap dibawah pohon rindang itu. Sedangkan kura-kura perlahan demi perlahan sudah melewati kucing yang sedang tertidur. Tinggal beberapa meter lagi garis finish tampak.

Dan ternyata yang melewati garis finish terlebih dahulu adalah kura-kura.

Sie domba yang menjadi juri perlombaan tersebut, mengumumkan dengan pengeras suara pemenang lomba lari kali ini adalah Kura-Kura.

Kucing yang kaget terbangun dari tidur nya, kewalahan mendengar pengumuman itu. Kucing pun sangat kecewa.

---------------

Qifaa, kita harus belajar dari kucing dan kura-kura. Sebagai makhluk Allah, kita tidak boleh sombong. Belajar dari kura-kura, si kura-kura tahu kelebihan dan kekurangannya, dia selalu tekun menjalani pekerjaan nya. Nah, kelak saat qifa sudah besar qifa tidak boleh sombong yah, harus giat belajar, tekun dan percaya akan kuasa Allah SWT...


#tantangan10hari
#harike5
#level10
#Kuliahbundsayiip
#GrabYourImagination


Irma Tazkiyya
Jeddah, KSA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Belaja Memasak

Sebelum menikah saya selalu mengidolakan masakan ibu. Saat ini saya sudah menikah dan tinggal di negri rantau, membuat saya harus belajar memasak makanan yang lezat buat suami dan anak-anak.. Buat memudahkan saya melihat menu masakan saya sudah setahun ini men download kumpulan resep masakan. Aplikasi ini sangat mudah dilihat, dan menunya adalah menu rumahan yang biasa dibuat ibu dirumah.  #harike4 #tantangan10hari #level12 #kuliahbunsayiip #keluargamultimedia Irma Tazkiyya Jeddah, KSA