Langsung ke konten utama

Menstimulasi Anak Suka Membaca-1


#GameLevel5 #Tantangan10Hari1 #KuliahBunsayIIP #ForThingsToChangeIMustChangeFirst


*bunda sayang*
*ibu profesional*
*for things to change, I must change first*


-------------------------------------------------------------

Iqra! Bacalah! Perintah Tuhan pertama kali ini mengingatkan bahwa membaca merupakan sebuah proses penting mengenal diri. Membaca merupakan jembatan ilmu, makanan bagi otak, dan melatih imajinasi. Serta banyak lagi manfaat dari membaca. Yap, inilah kalimat pembuka pada tantangan level 5 BunSay Ibu Profesional. Membaca itu ibarat jendala dunia. Kita bisa pergi kemana saja didunia ini dengan membaca. Oleh karena nya penting sekali buat anak-anak kita agar senang membaca. 

Tsaqifah Fahimmah Firdaus (Qifa) usia nya baru 19 bulan. Ada beberapa buku yang mamah beli di Indonesia untuk kaka qifa, salah satunya 25 kisah Nabi dan Rasul. Halaman pertama membaca tentang kisah Nabi Adam. Anak seusia qifa belum bisa ber'konsentrasi' dalam waktu yang lama, dia senang nya meng-eksplorasi hal yang ada disekitarnya. Namun qifa cukup tertarik dengan buku, apalagi yang banyak gambarnya, saking tertariknya buku itu bisa dirobeknya 😅. Agar terhindar dari robekan nya kaka qifa, mamah belikan beberapa buku dari kain, biar aman 😁. 

Nah, diusia kaka qifa yang masih dini, qifa memasuki tahap fantasi (Magical Stage). Di tahap ini qifa mulai belajar menggunakan buku, mulai berfikir bahwa buku itu penting, melihat atau membolak-balikkan buku dan kadang-kadang qifa membawa buku kesukaannya. Awal kami mulai membaca, mamah menaruh qifa dipangkuan mamah sambil membaca buku pilihan kami hari ini. Namun selang beberapa menit saja, dia sudah berdiri dan membawa buku itu dan melepaskan pangkuan mamahnya. Qifa membolak balik sendiri buku itu, dan menunjuk-nunjuk gambar yang ada di buku itu. Dari sorotan mata qifa meminta mamah nya untuk menceritakan gambar yang dia tunjuk, bukan yang halaman awal kami baca 😃, yang terpenting saat ini qifa senang dengan buku dan senang dengan membaca. 


@Jeddah, KSA
Irma Tazkiyya



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anjing dan kucing

Hari ini mamah cerita sambil menyusui adek mamduh. Tentang anjing dan kucing, karena qifa sedang memainkan boneka anjing, mamah langsung bercerita tentang anjing dan kucing. "Anjing dan kucing itu berbeda, namun mereka saling sayang, qifa sama adek mamduh juga yah, harus saling sayang, saling melindungi yah nak" #tantangan10hari #harike9 #level10 #kuliahbundsayiip #GrabYourImagination Irma Tazkiyya Jeddah, KSA

Saat Sang Buah Hati Sakit - part 3

Alhamdulillah panas anak saya sudah berangsur turun, saat ini suhu tubuh qifa dalam batas normal. Namun batuk dan flu nya masih menghantui tubuh si kecil. Saya pun juga masih tidak tidak fit, sebagai ibu hamil yang sedang mengurus anak sakit itu capek nya double, perut bawah terasa kram dan jika berjalan terasa ngilu… 👩: "sayang (panggilan ke suami), perut  mamah terasa kram", sambil memeluk suami dan tak terasa diri ini menangis. 👨: "tuh kan, kamu dah KO syg, kita sewa pembantu aja yah, buat bantu-bantu mamah dirumah, sekarang anak lagi sakit, nanti gimana klau anak kita udah lahir, mamah sanggup ngurus semuanya sendirian?" 👩: "Emmm, sambil mikir, sewa pembawa mau bayar berapa syg?" 👨: "Bayar nya 100SR/ bulan, hahahaaa 😃😅" 👩: masih dalam pelukan suami, dari menangis jadi ketawa...😅 Beginilah sang suami tercinta, disela-sela sedih, lelah, capek, dia slalu pintar untuk menghibur. Komunikasi produktif sangat penting untuk...