Langsung ke konten utama

Melatih Kecerdasan Part8

Malam yang seru buat qifa dan papahnya.
Ba'da magrib, suara kunci rumah terbuka dari luar, itu menandakan sang suami sudah pulang dari seharian mencari rezeki buat keluarga kecil kami. Mendengar suara pintu terbuka, saya dan qifa saling menatap dan saya bilang 'horeeee,, papahhh pulangg sayang'. Qifa pun langsung tersenyum dan jalan ke arah pintu untuk menyambut papahnya pulang.

Assalammu'alaikum, suara papah jelas menandakan papah sudah masuk ke rumah. 
Wa'alaikumsalam, saya membalas dengan lembut. Dan qifa langsung tersenyum serta mengangkat kedua tangannya minta untuk digendong sama papahnya. 

Waaaah anak papah yang cantik, ucap papahnya qifa.. ayoo salim dulu nak sama papah. 
Qifa langsung salim dengan papahnya serta mencium pipi papahnya. Melihat hal ini rutin dilakukan saat papah pulang, membuat hati senang sekali. Kami selaku orang tuanya qifa, sudah mengajarkan qifa untuk menghormati dengan yang lebih tua dari nya dan sayang kepada sesama. 

Setelah papah mengganti pakaian kantornya, papah tampa lelah sepulang kantor mengajak qifa untuk bermain petak umpet. Qifa langsung tertawa dan senang ketika berhasil menemukan papah nya yang sedang bersembunyi darinya. Bermain petak umpet ini secara tidak langsung melatih kecerdasan kinestetik qifa yang masih termasuk balita ini. 



#tantangan_hari_ke8
#kelasbunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

@Jeddah, KSA
Irma Tazkiyya

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Belaja Memasak

Sebelum menikah saya selalu mengidolakan masakan ibu. Saat ini saya sudah menikah dan tinggal di negri rantau, membuat saya harus belajar memasak makanan yang lezat buat suami dan anak-anak.. Buat memudahkan saya melihat menu masakan saya sudah setahun ini men download kumpulan resep masakan. Aplikasi ini sangat mudah dilihat, dan menunya adalah menu rumahan yang biasa dibuat ibu dirumah.  #harike4 #tantangan10hari #level12 #kuliahbunsayiip #keluargamultimedia Irma Tazkiyya Jeddah, KSA