Langsung ke konten utama

Melatih Anak Mandiri

Hari ini hari kedua game seru terkait kemandirian anak. Saya mempunyai 1 anak perempuan usia 1 tahun 4 bulan. Menurut teori di usia anak 1-3 tahun, adalah tahap anak untuk mengontrol diri nya sendiri. Nah, di minggu-minggu ini target saya adalah mengajarkan anak untuk makan secara mandiri.

"sayang, waktu nya makan siang nak" saut saya kepada qifa.
karena anak belum bisa bicara dengan jelas, baru beberapa kosakata saja yang jelas. Qifa langsung duduk mendekat makanan nya. Anak se usia qifa pun suka meniru, tanpa diaba aba oleh ibunya, qifa langsung mencentong nasi dipiring putih punyanya, yah walaupun banyak juga yang tercecer. Saya sediakan 2 sendok makan, buat qifa dan mamahnya. Qifa memegang sendok nya, dan pelan-pelan memasukan nasi ke dalam mulut nya. Jangan ditanya lagi, apakah rapi atau tidak, jelas banyak butiran nasi yang tercecer, wajar kan masih belajar yah sayang.

Setiap kali qifa berhasil memasukan satu sendok makan ke mulutnya. Mamah selalu memberikan pandu positif ke qifa, "wah, qifa memang hebat", sambil tersenyum dan mengancungkan jempol kehadapannya.

Hari-hari selanjutnya qifa belajar lagi makan sendiri yah. :)



Jeddah, 1 Desember 2017

Irma Tazkiyya 
#Harikedua
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anjing dan kucing

Hari ini mamah cerita sambil menyusui adek mamduh. Tentang anjing dan kucing, karena qifa sedang memainkan boneka anjing, mamah langsung bercerita tentang anjing dan kucing. "Anjing dan kucing itu berbeda, namun mereka saling sayang, qifa sama adek mamduh juga yah, harus saling sayang, saling melindungi yah nak" #tantangan10hari #harike9 #level10 #kuliahbundsayiip #GrabYourImagination Irma Tazkiyya Jeddah, KSA

Saat Sang Buah Hati Sakit - part 3

Alhamdulillah panas anak saya sudah berangsur turun, saat ini suhu tubuh qifa dalam batas normal. Namun batuk dan flu nya masih menghantui tubuh si kecil. Saya pun juga masih tidak tidak fit, sebagai ibu hamil yang sedang mengurus anak sakit itu capek nya double, perut bawah terasa kram dan jika berjalan terasa ngilu… 👩: "sayang (panggilan ke suami), perut  mamah terasa kram", sambil memeluk suami dan tak terasa diri ini menangis. 👨: "tuh kan, kamu dah KO syg, kita sewa pembantu aja yah, buat bantu-bantu mamah dirumah, sekarang anak lagi sakit, nanti gimana klau anak kita udah lahir, mamah sanggup ngurus semuanya sendirian?" 👩: "Emmm, sambil mikir, sewa pembawa mau bayar berapa syg?" 👨: "Bayar nya 100SR/ bulan, hahahaaa 😃😅" 👩: masih dalam pelukan suami, dari menangis jadi ketawa...😅 Beginilah sang suami tercinta, disela-sela sedih, lelah, capek, dia slalu pintar untuk menghibur. Komunikasi produktif sangat penting untuk...