Langsung ke konten utama

Melihat calon baby



Setelah makan malam bersama.
👨: “ sayang, skrng waktunya kontrol dede bayi kan?”, tanya papah kepada saya.
👩: Iya syg, mau sekarang kita ke clinik nya?
👩: iya sekarang aja, kmrn perut mamah juga ada keluhan kan

Dalam waktu singkat kami sampai ke klinik tempat kami kontrol kehamilan, karena tempatnya pun dekat rumah kami. Sesampainya di klinik, suasana agak berbeda dari biasanya saat kami kesana, sekarang kondisi nya banyak sekali pasiennya. Kata papah, sekarang banyak yang sakit karena pergantian musim. Teringat anak kami pun juga masih dalam kondisi tidak fit, batuk pilek masih melanda tubuh sang buah hati.

Seperti biasa kami menunggu nomor antrian kami di panggil, selang empat nomor di atas kami, akhirnya kami masuk juga untuk berkonsultasi kandungan, saya di periksa tekanan darah dan denyut jantung janin nya. Alhamdulillah semua dalam kondisi baik. Setelah berkonsultasi keluhan saya, nyeri diperut bawah khususnya saat menggendong anak. Dokter menyarankan untuk USG dan cek urin. Setelah menunggu persetujuan asuransi kami, akhirnya urin dan USG kami jalankan.

Saat di USG, suami dan anak di izinkan masuk untuk melihat. Suami saya bertanya, “bagaimana hasil usg nya dok?". Semua dalam kondisi baik, jawab dokter radiologi nya. Alhamdulillah, saya ikut menyahut. Dokter radiologi nya beda dari biasanya, yang ini sangat ramah dan sangat komunikatif. 

komunikasi produktif atau komunikasi terapetik, jika dikaikan dengan komunikasi antara pasien dan tenaga medis itu sangat penting sekali. Karena, komunikasi terapeutik bukan pekerjaan yang bisa dikesampingkan, namun harus direncanakan, disengaja, dan merupakan tindakan profesional. Agar apa yang disampaikan oleh oleh tenaga medis dapat diterima dengan baik oleh para pasien nya,


Jeddah, 7 November 2017
Irma Tazkiyya



#hari6
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Bunda Cekatan, Tahap Satu

Selamat Datang Di Kelas Telur-telur Ditahap ini kami melakukan proses belajar mengenal tentang siapa diri ini. Sehingga nantinya kami paham akan cekatan di bidang apa. Hal ini yang dapat membuat kita menentukan kebutuhan belajarnya apa saja. Mengetahui bagaimana mencarinya. LEARN, How to Learn. Belajar Merdeka, Merdeka Belajar. Senang sekali mendengar slogan ini, kita bebas untuk belajar apa saja. Dengan merdeka belajar dan belajar merdeka, secara tidak langsung merangsang berfikir dan berkreatifitas. Belajar di bunda cekatan ini adalah proses bermain bersama. Semua bisa menjadi guru, dan semua bisa menjadi murid. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah lacak kekuatan. Mengapa harus melacak kekuatan? karena kita ini spesial. Selama ini menjadi biasa saja karena kita 'sekedar' melakukan kegiatan secara rutin. Jadi ingat perkataaan Pak Dodik Maryanto 'Bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu. Tidak ada hukum...

Mengamati Gaya Belajar Anak -Part10

"Ibu, sini irma cek tensi ulang, kemarin kan tekanan darah ibu rendah". Saut ku kepada nenek nya qifa.  Sambil mengambil alat tensi yang tersimpan di lemari. Sambil memegang tangan kiri ibu, saya melilitkan manset alat tensi ke lengan ibu.Saya sadar ada anak kecil yang sibuk memerhatikan kami. Dia adalah qifa. 😍 Selesainya saya memeriksa tekanan darah ibu, qifa langsung mengambil alih alat tensi dan stetoskop yang saya pakai. Qifa mengulang apa yang saya kerjakan, dari memasang stetoskop di telinganya sampai melilitkan manset ke lengan neneknya. Walaupun letak manset yang dipasangnya salah. 😆 Dengan gaya seakan-akan 'mahir' melakukan pemeriksaan tekanan darah, qifa mengoceh-ngoceh ga jelas, seakan menjelaskan hasil pemeriksaan kepada neneknya. Ahhhh.. anak cerdas. Saut ku kepada qifa. Saat ini qifa memang senang sekali meniru apa yang dia lihat. Senang menggoyangkan kepala jika ada musik yang didengarnya. Bisa menyelesaikan puzzle-puzzle dengan melihat le...

Anak adalah Bintang. -part3

Qifa (22 bulan) senang banget kalau dengar suara musik. Kalau ada musik atau lagu anak anak qifa langsung spontan saja ikut bernyanyi dengan khas suara bayi nya 😍 Kalau dilihat dari orang tua nya, sama sekali ga ngerti sama musik. Papah nya si bisa dibilang cukup bagus suaranya buat bernyanyi. Nahhh, apalagi mamah nya, bagus banget tpii lebih bagus lagi kalau diam 😂😂... Ada cerita saat qifa lagi nangis karena dilarang mamah nya untuk minum air es karena sedang batuk pilek, dialihkan dengan musik langsung diam dan langsung senyum- senyum 😅. Kalau dilihat lihat, jika dengar suara musik atau lagu lagu qifa langsung bereaksi happy, jangan jangan qifa punya bakat bermusik.. Entahlah, apapun nanti bakat mu nak, mamah akan dukung kamu slalu. 😍 #tantanganlevel7 #day3 #semuaanakadalahbintang #institutibuprofesional #kelasbundasayang Irma Tazkiyya Jeddah, KSA